Ini Dia Tiga Perbedaan Haji dan Umrah

haji umroh

Haji dan umroh memang memiliki beberapa kesamaan yaitu sama sama mengunjungi Baitullah untuk beribadah kepada Allah. Namun haji dan umroh ternyata memiliki perbedaan mendasar yang perlu diketahui setiap umat islam. Berikut ini adalah perbedaan-perbedaan antara haji dengan umroh:

1. Perbedaan Ibadah Haji dan Umroh dari Segi Waktu Pelaksanaan

Haji dan umroh adalah ibadah yang, menurut kaca mata orang awam Indonesia, sama; “pergi ke Mekkah”. Namun, sejatinya keduanya memiliki perbedaan penting. Haji, sering disebut sebagai haji besar, hanya sah bila dilaksanakan setahun sekali pada musim haji/bulan haji yakni 9-13 zulhijjah. Sedangkan umroh, kapanpun anda ingin pergi beribadah umroh maka itu bisa dan sah dilaksanakan. Artinya, Ibadah umroh dapat ditunaikan setiap waktu sepanjang tahun.

2. Perbedaan Ibadah Haji dan Umroh dari Segi Tata Cara Pelaksanaan

Dalam prakteknya, orang yang menjalankan urutan-urutan ibadah haji berarti ia sudah melakukan praktek umroh. Karena umroh ‘hanya’ terdiri: niat, thawaf dan sa’i, memotong rambut/tahallul . Sedangkan haji, meliputi semua tata cara umroh ditambah dengan (dan inilah perbedaan mendasarnya) wuquf di ‘Arafah, menginap di Muzdalifah dan di Mina, serta melempar jumroh.

3. Perbedaan Ibadah Haji dan Umroh dari Segi Hukum

Status “WAJIB” telah menjadi ketetapan hukum haji. Di kalangan ulama’ tidak ada perbedaan dan perselisihan dalam hal wajibnya menuaikan ibadah haji bagi orang yang mampu. Sedangkan mengenai wajibnya umroh (bagi yang mampu melaksanakannya), para ulama berbeda pendapat; sebagian mengatakan wajib, dan sebagian yang lain mengatakan tidak wajib.



Risalah Madina menyediakan pelayanan umroh dengan biaya ekonomis dan terpercaya untuk memudahkan Anda menuju Tanah Suci. 
Untuk info keberangkatan silahkan hubungi 0856 1098 111 (sms/WA/Telp).
0 Komentar untuk "Ini Dia Tiga Perbedaan Haji dan Umrah"

Back To Top